Empat Ekor Anjing
Oleh: Tidak Diketahui
Dahulu kala ada seorang tua bernama Chu Ping. Dia adalah orang yg baik hati,
terutama terhadap hewan. Suatu hari dia pergi mengunjungi keluarganya. Ketika dia
sampai di sana, keluarganya sedang menyeret keluar 4 ekor anak anjing.
"Apa yg akan kau lakukan terhadap mereka?" Chu Ping bertanya.
"Saya akan membuang mereka. Anjing kami melahirkan empat ekor anak anjing,
dan kau tahu orang-orang berkata 4 ekor anak anjing dalam sekali persalinan
adalah sial, jadi saya akan menyingkirkan mereka sekarang."
"Apakah kau mau memberikan mereka kepada saya?"
"Itu kemauanmu. Silakan!"
Ini adalah bagaimana Chu Ping menjadi pemilik yang bangga dari 4 ekor anak anjing yang
lincah. Dia merawat mereka dengan baik dan dia suka bermain dengan mereka, tidak
lama kemudian, mereka telah tumbuh menjadi 4 ekor anjing yang kuat dan sehat.
Suatu sore ketika Chu sedang duduk di rumah, dia mendengar suara bisikan di
rumput di luar. Suara semakin mendekat, dan semakin keras suaranya.
Pertama2 terdengar seperti bisikan, lalu semilir angin, kemudian terdengar seperti
angin kencang yang bertiup melewati lembah!
Chu keluar untuk menyelidiki, dan di sana, beberapa langkah dari pintunya, dia
melihat seekor ular python besar! Tubuhnya seukuran roda. Dia melihat
sekeliling dengan ganas dengan matanya yang besar dan mempesona, dan lidahnya yang
merah menyala menjulur keluar, mengeliat.
Lalu dia melihat Chu! Seperti panah meluncur dari busur, dia menyergap lurus
ke arahnya! Chu tidak dapat bergerak. Dia terlalu takut bahkan untuk merengek.
Kemudian, sewaktu dia seperti akan binasa, keempat anjingnya datang terbang ke arah
ular tersebut. Mereka meloncat menuju ular tersebut, seperti tidak takut pada monster
yang mengerikan ini, menggonggong dan menyalak sambil menyerang dari empat sisi.
Keributan itu mengundang para tetangga. Tidak ada yg berani
mendekati python tersebut, tetapi mereka semua bersorak untuk keempat anjing yang
berani tersebut dari kejauhan.
Dengan amat cepat, 2 ekor anjing telah menggigit leher ular itu. Mereka terlalu
dekat dengan kepala ular sehingga dia tidak bisa menggigit mereka. Darahnya memancar
keudara dan sesaat kemudian, python besar itu mati.
Anjing-anjing itu memeriksa matanya sebentar, mengenduskan dengan hati-hati. Lalu
mereka dengan sikap merendahkan mengorek tanah ke atas mayat tersebut, dan datang
ke arah Chu dengan lidah terjulur ke luar, sambil menggoyang-goyangkan ekor. Semua
tetangga bertepuk tangan ketika Chu Ping berjongkok untuk menepuk anjing-anjingnya.
Mereka menjilat lengan dan wajahnya.
"Siapa berkata 4 ekor anjing sekali lahir tidak beruntung?" Chu Ping bertanya pada
anjing2nya.
"Tdk terpikir olehku ketika aku menyelamatkan kalian, suatu hari kalian juga
akan menyelamatkan nyawaku!"
"MENYELAMATKAN NYAWA MAKHLUK LAIN BERATI MENYELAMATKAN NYAWAMU SENDIRI!"
Reviews:
***** [Jul 11, 2006] by Kaka
Bagus banget neh cerita sumpah deh bisa buat g barkaca2 gini
***** [Aug 07, 2003] by Vini
If we saw the story above, we can conclude that sometimes dogs are more loyal than human being. Oooo so poor!! We must learn from the dogs how to be loyal.