Cerita
· Agama & Rohani (64)
· Cinta (228)
· Humor (19)
· Kasih (61)
· Kristen (330)
· Lain-lain (632)
· Orang Tua (40)
· Peliharaan (2)
· Persahabatan (32)
· Puisi (185)
· Sikap (274)
· Sukses (31)
  Cerita Terbaru
. Kehidupan Yang Berarti
. Seorang Argo Cilik
. Beda Cowok Playboy..
. Cinta Yang Agung
. Golongan Darah
. Inipun Akan Berlalu
. Gabriella Dan Trofi
. Berjalan Dengan Keong
. 90/10
. Memilih
. Kepribadian Fleksibel
. Berpikiran Positif
. Point Of View
. Setiap Orang Ingin.
. Mari Belajar Dari..
. Kepuasan Terbesar..
. Makna Sukses
. Mencapai Potensi..
. Setiap Langkah...
. Jangan Pernah...
. Busuknya Kebencian
. Kelinci Si Penakut
  Pencarian Cerita


Exact Match Search
  About This Site
· Home
· Links
· Kontribusi
· Contact Us
· Copyright Info
· Privacy Statement
  Partners Site
· Afterhours
· Heart 'n Souls
· Palm Gaming World
  Home : Cerita : Kristen
The goal of this site is to touch the heart and restore the soul of those who view this site in your spare time. We hope that this site may comfort the sad, befriend those that are happy, touch the heart and calm the hearts of those that are angry/bitter/upset.

Also to assist in giving wisdom/inspiration to those that work. Enjoy yourself, learn and share wisdom from our collection of inspirational stories, motivational message, inspiring messages, parables, clean jokes, love poems.


Kaisar Akbar Pada Saat Namaaz
Oleh: Anthony de Mello, SJ
Sumber: Doa Sang Katak

Kaisar Mogol, Akbar, pada suatu hari berburu di hutan. Ketika petang waktu doa tiba, ia turun dari kuda, menggelar tikarnya di tanah dan berlutut untuk berdoa, menurut kebiasaan muslim dimana-mana.

Justru pada waktu itu seorang petani, bingung karena kehilangan suaminya, yang meninggalkan dia pagi itu dan tidak kembali, bergegas lewat, cemas mencari-cari suaminya. Dalam kekalapannya ia tidak melihat sosok sang kaisar berlutut, dan tersandung pada dia, lalu bangun dan tanpa sepatah kata maaf, terus lari masuk hutan.

Akbar gusar karena gangguan itu, dan karena ia muslim baik, ia mentaati peraturan tidak berbicara kepada siapapun selama namaaz.

Tepat kira-kira doanya selesai, wanita itu kembali, girang membawa suaminya yang ditemukannya. Ia sangat terkejut dan takut melihat sang kaisar dengan pengawalnya di sana. Akbar melampiaskan amarahnya dan berteriak kepadanya, "Jelaskan perilakumu yang tidak sopan, jika tidak, engkau akan dihukum."

Wanita itu tiba-tiba jadi berani, memandang wajah sang kaisar dan berkata, "Duli tuanku, aku tenggelam dalam pikiran akan suamiku, hingga aku sampai tidak melihat tuanku disini, juga tidak sewaktu seperti sabda tuanku, aku tersandung pada tuanku. Tuanku sedang namaaz, tentu saja tenggelam dalam Dia yang jauh tanpa batas melebihi harganya daripada suamiku. Dan bagaimana tuanku melihat hambamu ?"

Sang kaisar terdiam karena malu, dan kemudian menuturkan kepada sahabat-sahabatnya bahwa seorang wanita petani, yang bukan orang berilmu dan tukan Mulah, mengajar dia tentang makna doa.


Reviews:
Copyright © Heart 'n Souls Indonesia, 2001. All Rights Reserved.