Cerita
· Agama & Rohani (64)
· Cinta (228)
· Humor (19)
· Kasih (61)
· Kristen (330)
· Lain-lain (632)
· Orang Tua (40)
· Peliharaan (2)
· Persahabatan (32)
· Puisi (185)
· Sikap (274)
· Sukses (31)
  Cerita Terbaru
. Kehidupan Yang Berarti
. Seorang Argo Cilik
. Beda Cowok Playboy..
. Cinta Yang Agung
. Golongan Darah
. Inipun Akan Berlalu
. Gabriella Dan Trofi
. Berjalan Dengan Keong
. 90/10
. Memilih
. Kepribadian Fleksibel
. Berpikiran Positif
. Point Of View
. Setiap Orang Ingin.
. Mari Belajar Dari..
. Kepuasan Terbesar..
. Makna Sukses
. Mencapai Potensi..
. Setiap Langkah...
. Jangan Pernah...
. Busuknya Kebencian
. Kelinci Si Penakut
  Pencarian Cerita


Exact Match Search
  About This Site
· Home
· Links
· Kontribusi
· Contact Us
· Copyright Info
· Privacy Statement
  Partners Site
· Afterhours
· Heart 'n Souls
· Palm Gaming World
  Home : Cerita : Cinta
The goal of this site is to touch the heart and restore the soul of those who view this site in your spare time. We hope that this site may comfort the sad, befriend those that are happy, touch the heart and calm the hearts of those that are angry/bitter/upset.

Also to assist in giving wisdom/inspiration to those that work. Enjoy yourself, learn and share wisdom from our collection of inspirational stories, motivational message, inspiring messages, parables, clean jokes, love poems.


Hadiah yang Lebih Berharga
Oleh: Tidak Diketahui

Para penumpang bus memandang penuh simpati ketika wanita muda berpenampilan menarik dan bertongkat putih itu dengan hati-hati menaiki tangga. Dia membayar sopir bus lalu, dengan tangan meraba-raba kursi, dia berjalan menyusuri lorong sampai menemukan kursi yang tadi dikatakan kosong oleh si sopir. Kemudian ia duduk, meletakkan tasnya dipangkuannya dan menyandarkan tongkatnya pada tungkainya.

Setahun sudah lewat sejak Susan, 34 tahun, menjadi buta. Gara-gara salah diagnosa dia kehilangan penglihatannya dan terlempar kedunia yang gelap gulita, penuh amarah, frustasi, dan rasa kasihan pada diri sendiri.

Sebagai wanita yang sangat independen, Susan merasa terkutuk oleh nasib mengerikan yang membuatnya kehilangan kemampuan, merasa tak berdaya, dan menjadi beban bagi semua orang di sekelilingnya.

"Bagaimana mungkin ini bisa terjadi padaku?" dia bertanya-tanya, hatinya mengeras karena marah. Tetapi, betapa pun seringnya ia menangis atau menggerutu atau berdoa, dia mengerti kenyataan yang menyakitkan itu -- penglihatannya takkan pernah pulih lagi.

Depresi mematahkan semangat Susan yang tadinya selalu optimis. Mengisi waktu seharian kini merupakan perjuangan berat yang menguras tenaga dan membuatnya frustasi. Dia menjadi sangat bergantung pada Mark, suaminya. Mark seorang perwira Angkatan Udara. Dia mencintai Susan dengan tulus.

Ketika istrinya baru kehilangan penglihatannya, dia melihat bagaimana Susan tenggelam dalam keputusasaan. Mark bertekat untuk membantunya menemukan kembali kekuatan dan rasa percaya diri yang dibutuhkan Susan untuk menjadi mandiri lagi.

Latar belakang militer Mark membuatnya terlatih untuk menghadapi berbagai situasi darurat, tetapi dia tahu, ini adalah pertempuran yang paling sulit yang pernah dihadapinya.

Akhirnya, Susan merasa siap bekerja lagi. Tetapi, bagaimana dia akan bisa sampai ke kantornya? Dulu Susan biasa naik bus, tetapi sekarang terlalu takut untuk pergi ke kota sendirian. Mark menawarkan untuk mengantarkannya setiap hari, meskipun tempat kerja mereka terletak di pinggir kota yang berseberangan.

Mula-mula, kesepakatan itu membuat Susan nyaman dan Mark puas karena bisa melindungi istrinya yang buta, yang tidak yakin akan bisa melakukan hal-hal paling sederhana sekalipun.

Tetapi, Mark segera menyadari bahwa pengaturan itu keliru -- membuat mereka terburu-buru, dan terlalu mahal. Susan harus belajar naik bus lagi, Mark menyimpulkan dalam hati. Tetapi, baru berpikir untuk menyampaikan rencana itu kepada Susan telah membuatnya merasa tidak enak. Susan masih sangat rapuh, masih sangat marah.

Bagaimana reaksinya nanti? Persis seperti dugaan Mark, Susan ngeri mendengar gagasan untuk naik bus lagi.

"Aku buta!" tukasnya dengan pahit. "Bagaimana aku bisa tahu kemana aku pergi? Aku merasa kau akan meninggalkanku"

Mark sedih mendengar kata-kata itu, tetapi ia tahu apa yang harus dilakukan. Dia berjanji bahwa setiap pagi dan sore, ia akan naik bus bersama Susan, selama masih diperlukan,sampai Susan hafal dan bisa pergi sendiri.

Dan itulah yang terjadi. Selama dua minggu penuh Mark, menggunakan seragam militer lengkap, mengawal Susan ke dan dari tempat kerja, setiap hari. Dia mengajari Susan bagaimana menggantungkan diri pada indranya yang lain, terutama pendengarannya, untuk menemukan dimana ia berada dan bagaimana beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Dia menolong Susan berkenalan dan berkawan dengan sopir-sopir bus dan menyisakan satu kursi kosong untuknya.

Dia membuat Susan tertawa, bahkan pada hari-hari yang tidak terlalu menyenangkan ketika Susan tersandung waktu turun dari bus, atau menjatuhkan tasnya yang penuh berkas di lorong bus. Setiap pagi mereka berangkat bersama-sama, setelah itu Mark akan naik taksi ke kantornya.

Meskipun pengaturan itu lebih mahal dan melelahkan daripada yang pertama, Mark yakin bahwa hanya soal waktu sebelum Susan mampu naik bus tanpa dikawal. Mark percaya kepadanya, percaya kepada Susan yang dulu dikenalnya sebelum wanita itu kehilangan penglihatannya; wanita yang tidak pernah takut menghadapi tantangan apapun dan tidak akan pernah menyerah.

Akhirnya, Susan memutuskan bahwa dia siap untuk melakukan perjalanan itu seorang diri.

Tibalah hari Senin. Sebelum berangkat, Susan memeluk Mark yang pernah menjadi kawannya satu bus dan sahabatnya yang terbaik. Matanya berkaca-kaca, penuh air mata syukur karena kesetiaan, kesabaran dan cinta Mark. Dia mengucapkan selamat berpisah. Untuk pertama kalinya mereka pergi ke arah yang berlawanan.

Senin, Selasa, Rabu, Kamis... Setiap hari dijalaninya dengan sempurna. Belum pernah Susan merasa sepuas itu. Dia berhasil ! Dia mampu berangkat kerja tanpa dikawal.

Pada hari Jum'at pagi, seperti biasa Susan naik bus ke tempat kerja. Ketika dia membayar ongkos bus sebelum turun, sopir bus itu berkata : "Wah,aku iri padamu".

Susan tidak yakin apakah sopir itu bicara kepadanya atau tidak. Lagipula, siapa yang bisa iri pada seorang wanita buta yang sepanjang tahun lalu berusaha menemukan keberanian untuk menjalani hidup?

Dengan penasaran, dia berkata kepada sopir itu, "Kenapa kau bilang kau iri kepadaku?"

Sopir itu menjawab, "Kau pasti senang selalu dilindungi dan dijagai seperti itu"

Susan tidak mengerti apa maksud sopir itu. Sekali lagi dia bertanya, "Apa maksudmu ?"

"Kau tahu, minggu kemarin, setiap pagi ada seorang pria tampan berseragam militer berdiri di sudut jalan dan mengawasimu waktu kau turun dari bus. Dia memastikan bahwa kau menyeberang dengan selamat dan dia mengawasimu terus sampai kau masuk ke kantormu. Setelah itu dia meniupkan ciuman, memberi hormat ala militer, lalu pergi. Kau wanita yang beruntung", kata sopir itu.

Air mata bahagia membasahi pipi Susan. Karena meskipun secara fisik tidak dapat melihat Mark, dia selalu bisa memastikan kehadirannya. Dia beruntung, sangat beruntung, karena Mark memberikannya hadiah yang jauh lebih berharga daripada penglihatan, hadiah yang tak perlu dilihatnya dengan matanya untuk menyakinkan diri -- hadiah cinta yang bisa menjadi penerang dimanapun ada kegelapan.


Reviews:
***** [Apr 16, 2008] by Ve
Duh critanya mengharukan banget.. Very touching.. Masih ada ngga ya crita yang seperti ini di dunia??

***** [Apr 27, 2007] by Johana
God Bless their love

***** [Agt 06, 2006] by Kadena
Very touching.. tp masih ada org kaya gitu ga yah ?
Berbahagialah org yg mempunyai pasangan seperti itu.. ^^

***** [Jul 11, 2005] by ^ayu^
Aduhh, ceritanyabagus banget ampe menyentuh hati. Betapa bahagianya bila mempunyai seorang kekasih yang ikhlas dan tulus menyayangi.

**** [Apr 22, 2005] by Ega
Nikita, mudah2an co lo bisa gt y sama lo...

***** [Feb 20, 2005] by j~$pik3
Nama cowonya siapa? Mark? Aduuuh San, bagi-bagi ke gw dong!! Abiz tu cowo baik banget!

***** [Oct 17, 2004] by Rara KTV
Ceritanya menyentuh banget!!! Cowonya bisa nerima gimanapun keadaan si cewe. Gue percaya di dunia ini masih ada cowo kayak gitu deh... En moga-moga aja gue yang bisa ngedapetin. He8x ^o^

***** [Sep 24, 2004] by Dewi
Hanya cinta tulus dari dalam hati yang bisa kayak gitu. Bersyukurlah kita yang memiliki rasa itu. Didunia tak ada yang sia-sia, dibalik segala sesuatu selalu tersimpan sebuah makna. Beruntung orang yang dapat mengerti makna tersebut.

* [Mar 13, 2004] by Anggi
Ceritanya sih keren banget tapi gak realistis karena udah gak ada lagi cinta kaya gitu di dunia.. but who knows! Mungkin juga sih.. dan lagian kan itu ngutip dari chicken soup apa beef soup ya Hehe... ^_*

***** [Oct 10, 2003] by Lisa
Bagus banget, ampe terharu dech! Tapi sepertinya di jaman sekarang, hal ini sudah sangat jarang terjadi?

**** [Oct 08, 2003] by Adika
Lumayan.

*** [Sep 29, 2003] by Nuri R.
Ceritanya boleh juga, tapi apa nggak terlalu cengeng?

***** [Aug 21, 2003] by Aries
Bagus!!!

*** [Aug 16, 2003] by Riyu
Mantap, cuman ini kan dari buku chickhen soupnya Jack Canfield.

***** [Aug 04, 2003] by Veve
Just one word: excellent!

***** [Jul 19, 2003] by Yoyo Imutz
I have this story in chicken soup. It's a great story. I want to be a wife in this story bcoz I have a GOOd man.

***** [Jul 03, 2003] by Niq Nur
Alangkah bahagianya si suami pabila kasih sayang & cinta pada si isteri dihargai. Dan lagilah bahagia si isteri pabila kasih sayang dan cinta itu mewarnai dirinya dengan sepenuh hati dan jua di balas rasa kasih dan cinta yang tak bertepian pada si suami. Pasangan kekasih "disini & disana" diciptakan untuk dicintai & mencintai. Kadang-kadang tak segalanya manis dan indah untuk dilalui bilamana takdir mengatasi rencana manusia. Ia terus menguji iman di hati dan menuntut kesetiaan dalam diri. Itulah namanya ujian dalam berkasih. Hanya pasangan yang betul-betul mencintai antara satu sama lain sahaja berjaya merentas lautan kepiluan dan seterusnya menuju pulau bahagia.

**** [Jun 20, 2003] by Lylis
Ceritanya bener-bener menyentuh hati ini membuktikan kasih sayang seorang suami tanpa melihat keadaan istrinya, hanya Tuhan yang sanggup membuat sang suami mempunyai kasih sebesar itu dan hanya Tuhan jua yang mampu membuat sang istri mengenal kasih suaminya.

***** [Jun 19, 2003] by Tato Tang
Kasih Tuhan membuat kita mampu untuk menjalani segala perkara. Amien.

***** [Mar 15, 2003] by Lio
Kisah ini membuat saya sadar bahwa segala sesuatu dapat diatasi bila kita mau berusaha untuk mencoba atau melakukanya.

***** [Jan 15, 2003] by Silvanus
What a great story, give strength and joy that unspeakable to me. Thanks for anyone who has write it. GBU.

**** [Nov 30, 2002] by Dino
Love is sharing between happiness and sadness... this is a pure love.

**** [Oct 20, 2002] by Duffy
Cinta sepanjang jaman, bersyukurlah mereka yang memilikinya.

***** [Oct 04, 2002] by Ida
Thanks, sangat bagus.....

***** [May 09, 2002] by Dominico Savio Edy
There is only one thing that we can't respect for, It is LOVE... we juxt only want to get it but we never relase that we also have been given by others.

***** [Apr 10, 2002] by M3
Dari kisah ini.. bikin gua sadar kalo hidup harus selalu bersyukur, mengucap syukur buat apa yang telah Dia berikan untuk saya!

Copyright © Heart 'n Souls Indonesia, 2001. All Rights Reserved.