Cerita
· Agama & Rohani (64)
· Cinta (228)
· Humor (19)
· Kasih (61)
· Kristen (330)
· Lain-lain (632)
· Orang Tua (40)
· Peliharaan (2)
· Persahabatan (32)
· Puisi (185)
· Sikap (274)
· Sukses (31)
  Cerita Terbaru
. Kehidupan Yang Berarti
. Seorang Argo Cilik
. Beda Cowok Playboy..
. Cinta Yang Agung
. Golongan Darah
. Inipun Akan Berlalu
. Gabriella Dan Trofi
. Berjalan Dengan Keong
. 90/10
. Memilih
. Kepribadian Fleksibel
. Berpikiran Positif
. Point Of View
. Setiap Orang Ingin.
. Mari Belajar Dari..
. Kepuasan Terbesar..
. Makna Sukses
. Mencapai Potensi..
. Setiap Langkah...
. Jangan Pernah...
. Busuknya Kebencian
. Kelinci Si Penakut
  Pencarian Cerita


Exact Match Search
  About This Site
· Home
· Links
· Kontribusi
· Contact Us
· Copyright Info
· Privacy Statement
  Partners Site
· Afterhours
· Heart 'n Souls
· Palm Gaming World
  Home : Cerita : Kasih / Kristen / Sikap
The goal of this site is to touch the heart and restore the soul of those who view this site in your spare time. We hope that this site may comfort the sad, befriend those that are happy, touch the heart and calm the hearts of those that are angry/bitter/upset.

Also to assist in giving wisdom/inspiration to those that work. Enjoy yourself, learn and share wisdom from our collection of inspirational stories, motivational message, inspiring messages, parables, clean jokes, love poems.


Pola Cinta
Oleh: Tidak Diketahui

Setiap tahun di hari Natal, Service Club kami mengajak anak-anak dari keluarga yang kurang mampu di kota kami untuk berjalan-jalan dan berbelanja seharian. Pada hari itu, aku mengajak Timmy dan Billy yang ayahnya baru saja berhenti bekerja. Setelah memberi mereka uang saku masing-masing $4.00, kami memulai perjalanan ini.

Di setiap toko yang kami lalui, aku memberikan saranku, tapi mereka selalu dengan tegas menggelengkan kepalanya, "Tidak".

Akhirnya aku bertanya, "Kemana sebaiknya kita pergi?"

"Mari kita pergi ke toko sepatu, Pak", jawab Timmy. "Kami mencari sepasang sepatu untuk ayah, supaya dia dapat kembali bekerja".

Di toko sepatu, pegawainya menanyakan apa yang anak-anak itu inginkan.

Sambil mengeluarkan secarik kertas coklat, mereka berkata, "Kami menginginkan sepatu kerja yang cocok ukurannya dengan kaki ini".

Billy menjelaskan bahwa itu adalah pola kaki ayah mereka. Mereka menggambarnya kala ayah mereka tertidur di kursi.

Pegawai toko itu memegang kertas tersebut dan mengambil pengukur, seraya beranjak ke dalam. Tak lama kemudian ia kembali dengan sebuah kotak terbuka.

"Apakah yang ini cocok?" dia bertanya.

Timmy dan Billy memegang sepatu itu dengan antusias sekali.

"Berapa harganya?" tanya Billy.

Timmy melihat label harga pada kotak tersebut.

"Harganya $16.95", katanya dengan terkejut. "Kita hanya punya $8.00".

Aku memandang pegawai itu dan sambil berdehem dia berkata, "Itu harga normal, tapi khusus hari ini saja sedang ada obral. Harganya hanya $3.98"

Kemudian dengan gembira membawa sepatu di tangan, kedua bocah itu membelikan hadiah untuk ibu dan kedua saudara perempuan mereka. Mereka tidak memikirkan sama sekali keinginan mereka.

Sehari setelah Natal, ayah kedua anak laki-laki itu menemuiku di jalan. Kakinya mengenakan sepatu baru. Tampak rasa syukur dan terimakasih di matanya.

"Saya sangat berterima kasih pada Tuhan untuk orang-orang yang peduli", katanya.

"Dan saya berterima kasih pada Tuhan untuk kedua putra anda," jawabku. "Mereka telah mengajariku lebih banyak tentang Natal dalam satu hari dibanding yang telah aku pelajari sepanjang hidupku."


Reviews:
***** [Dec 01, 2007] by Wellinda Latuperissa
Bapa ku mau punya hati yang mengasihi seperti Engkau mengasihi ku

**** [Sep 18, 2007] by Santie
Keren banget....

Pelajaran yang sangat berharga di jaman sekarang, dimana kebanyakan orang malah memikirkan keinginannya sendiri bukan kepentingan orang lain. salut juga buat penjaga tokonya yang juga memiliki kasih bukan hanya memikirkan keuntungan semata.

**** [May 16, 2004] by Qrana
Tuhan itu emang baek banget! Critanya bagus, smoga Tuhan juga memberi hati seperti anak itu pada smua orang di muka bumi ini, juga padaku! Amin God Bless U All.

**** [Dec 12, 2003] by Anna
Lord, berikanku hati-Mu, biar aku ngga hanya mengasihi diriku sendiri tapi juga mereka yang terhilang.. ajari aku Tuhan.. aku mau mengasihi mereka.

Copyright © Heart 'n Souls Indonesia, 2001. All Rights Reserved.