Dosa-dosa
Oleh: Tony Castle
Dua orang pendosa mengunjungi hamba Tuhan yang bijak dan meminta nasehatnya.
"Kami telah melakukan suatu dosa," kata mereka, "dan suara hati kami terganggu. Apa yang harus kami lakukan ?"
"Katakanlah kepadaku, perbuatan-perbuatan salah mana yang telah kamu lakukan, Anakku," kata hamba Tuhan tersebut.
Pria pertama mengatakan, "Saya melakukan suatu dosa yang berat dan mematikan."
Pria kedua berkata, "Saya telah melakukan beberapa dosa ringan, yang tidak perlu dicemaskan."
"Baik," kata hamba Tuhan tersebut, "Pergilah dan bawalah kepadaku sebuah batu untuk setiap dosa yang telah kamu lakukan!".
Pria pertama kembali dengan memikul sebuah batu yang amat besar. Pria kedua dengan senang membawa satu tas berisi batu-batu kecil.
"Sekarang," kata hamba Tuhan tersebut, "Pergilah dan kembalikan semua batu itu tepat dimana kamu telah menemukannya!".
Pria pertama mengangkat batu besar itu dan memikulnya kembali ke tempat dimana ia telah mengambilnya. Pria kedua tidak dapat mengingat lagi tempat dari setengah jumlah batu yang telah diambilnya, maka ia menyerah saja dan membiarkan batu-batu itu berada didalam tasnya.
Katanya, "Itu pekerjaan yang sulit."
"Dosa itu seperti batu-batu itu," kata hamba Tuhan bijak tersebut, "Jika seseorang melakukan suatu dosa berat, hal itu seperti sebuah batu besar dalam suara hatinya, tetapi dengan penyesalan yang sejati, memohon ampun dan mengakui Nama Tuhan, maka kesalahannya diampuni seluruhnya oleh Tuhan. Tetapi pria yang terus menerus melakukan dosa-dosa ringan dan ia tahu itu salah, namun semakin membekukan suara hatinya dan ia tidak menyesali sedikitpun, maka ia tetap sebagai seorang pendosa. Ia sulit membuang batu-batu itu kembali ke tempatnya dan terus menerus membawanya seumur hidup."
"Maka ketahuilah,anak-anakku," nasihat hamba Tuhan itu, "adalah sama untuk menolak dosa-dosa ringan seperti menolak dosa-dosa berat !"
Reviews:
***** [Dec 26, 2006] by Dharma
Menyentuh banget ke hati gw...
Kereeeeeen....
he..he..he..
!!^_*!!
***** [Jan 30, 2006] by Ronny Ambarita
Good story... N... God Bless US.
***** [Jan 30, 2006] by Heri
Luarrrrrrrrrr biasa! Iitru membuat gua semakin takut akan dosa.
**** [Jan 23, 2006] by Astrid
Q-ren banget!!! Kita diajarin untuk ga pernah ngeremihin sesuatu yang sepele. May God bless you all...
***** [Aug 05, 2005] by Ririn
Bagusss banget.. Gw terberkati banget deh.. Okss banget.
***** [Apr 22, 2005] by Rarah
Perumpamaan yang jelas. Aku akan kirim ke http://blog.indosiar.com/rarah biar lebih banyak yang baca dan mengimani ikmahnya. Gbu.
***** [Dec 09, 2004] by Noe
Great,...!! We're just a sinner!
***** [Apr 07, 2004] by Stephanie
An excellent story. Praise the Lord, Amen.
***** [Jan 12, 2004] by Riky
Cerita ini sangat baik, saya sangat berterima kasih kepada yang menulis cerita ini, saya merasa sangat diberkati, God Bless You...