Absurd
Oleh: Hapsoro
Kiriman: Widi Wibowo
Retak dalam relung hati bertutur kosong, menahan haru nan bising
Deru keibaan menghentak kan jiwa dalam relung nan binasa
Ketika kekosongan semakin mennenggelamkan asa
Gemuruh kekosongan semakin mejadi lara nan perih
Aku pun menatap kekosongan itu, tajam tak beranjak
Akankah kekosongan menjadi sahabat sejati, aku tak kuasa bertutur dalam keheningan
Perasaan kosong dalam relung kehampaan, semakin nyaman memendam
Dalam relung itu aku bersujud, kapan kosong akan beranjak, tak lagi diam
Aku hanya dapat menatap lun lambatnya, tanpa jejak kepastian.
Kegetiran sungguh asa yang menemaniku dalam relung keibaan...
Sesak rasa itu menyayat, memaksa tuk tak beranjak
Sungguh.. aku tak bisa berucap... Lirih lara smakin terasa
Sungguh.. aku tak bisa tersenyum.. bibir terkatup smakin rapat
Relung nan retak (terus) mencari keibaan tuk dapat berujar lirih
Reviews:
***** [Apr 07, 2006] by Nurifa
perjalanan hati....
melebihi cepatnya akselerasi
berubah tumbuh berevolusi
tiba-tiba saja muncul
sebagai sosok yang penuh arti
mengisi isi hati yang dulu kosong
perjalan hati....
ingin aku mengutuknya meski itu menebar senyuman
tapi terlalu pahit untuk diugkapkan
tersenyum aku melihat diriku yang mulai melihat pelabuhan
walaut tak pasti.... nyata atau ilusi
tersenyum aku melihat diriku yang mulai lupa pada kulitku
pembimbing jiwa menuju manusia
teganya aku.....
***** [Jul 24, 2005] by Ellen
Hebat..!!! Kamu kesepian ya? Boleh dong gw temenin... he he he he.
**** [Jan 25, 2005] by Dhans
Ungkapan dari penderitaan yang entah karena apa (mungkin kehidupan) dan mudah mudahan itu hanya ungkapan saja. Nice to bee a strong.
**** [Dec 26, 2004] by PeeWee
Kata2nya mudah dicerna... Dan penuh makna.
**** [Nov 20, 2004] by Guss Dee
Aku seneng baca puisi nya kamu walau pun aku ngak begitu paham artinya tapi aku sangat suka baca puisi.
** [Aug 02, 2004] by Dee
Kenapa harus ruwet begitu ya.. susunan kata-katanya bombastis banget.
**** [Jul 25, 2004] by Bintang
Gw terkesan banget ama Seputih ungkapan cinta. Dan aku tahu ada dalam sukmaku.
***** [Jul 02, 2004] by Tatar Bahagia
Seputih ungkapan cinta
Wahai pemuja !!!
Aku hanyalah pengagummu
Entah mengapa hari ini
Tak dapat ku jangkau
Apa yang kau sebut 'mimpi'
Wahai pemuja !!!
Aku hanyalah penjagamu
Entah mengapa malam ini
Tak bisa ku mimpikan
Apa yang kau sebut 'asa'
Wahai pemuja !!!
Aku hanyalah pendengarmu
Entah esok seperti apa
Tak bisa ku harapkan
Apa yang kau sebut 'nyata'
Wahai pemuja !!!
Aku hanyalah janji
Entah mengapa masih ada tanya
Tak bisa ku jawab
Apa yang kau sebut 'rasa'
Wahai pemuja !!!
Aku hanyalah prasasti
Entah kau percaya atau tidak
tak bisa ku pastikan
Apa sebenarnya 'cinta'
Wahai pemuja !!!
Akulah mimpi atas semua asa
Yang kau rasakan tentang cinta...
***** [Jul 02, 2004] by Tatar Bahagia
Cerita Seorang Pemuja!
Suatu malam purnama
Tatapan mata terpana
Oleh lintas estetika
Tak henti mata ini
Memandang...
Seolah terikat dengan mutlak
Bertanya
"Akankah aku puja sebuah maya?"
Tak terdengar jawaban
Kemudian bertanya lagi
"Akankah ia mendengar apa yang telah terungkapkan?"
Tak ada lagi jawaban
Terdiamlah!
Sunyi tak bernada
Terlintaslah sebuah lamunan
Mungkinkah yang terpuja tak terwujud!!!
si_teebee.
*** [Apr 08, 2004] by Nila
Jujur gw gak ngarti puisi loe. Tapi gw liat-liat bagus juga padanan katanya. SLAMET YE.. KAPAN GW BISA BIKIN PUISI...
***** [Jan 01, 2004] by I2noel
Its very good! Kayaknya kamu orang yang romantis deh... Puisimu begitu menggebu-gebu, tapi maknanya sangat mendalam untuk diselami!
***** [Nov 22, 2003] by Hapsoro
Thanks willy.. just enjoy it in: www.geocities.com/sewu_rupiah/mypoems.html
***** [Nov 17, 2003] by Willy
Sangat bagus, berkesan, karena sepertinya isi puisi ini pernah aku alami. Thx buat yang bikinnya.