...
Oleh: Riyadi Wirawan
Yang terindah tak berbicara dengan hati
Yang terbakar tak perlak mati bagai duri
Kemanakan hati dan jiwaku
Yang terpikat dan tertunduk oleh senyummu
Memahat kebencian pada semuanya
Yang datang memberi api asmara
Kau...
Yang datang hanya dengan bibirmu yang basah
Tak memandang semuanya begitu indah
Hany yang terasa yang terindah
Aku..
Yang bergejolak menimang rindu
Tak terpikirkan olehku angan dan jiwa yang lain
Seandainya...
Kita bersama membangun semuanya
Tak hilang hanya dengan sedikit kemarahan
Yang terdalam dan terisak oleh lukaku
Menarilah wahai wanitaku
Yang terindah hanya dalam jiwaku
Reviews:
* [Apr 24, 2008] by Dexter
Knpa bukn cerita??tpi mlah puisi...!!!!!!!!!!
*** [Sep 14, 2005] by Ayus
Bleh kasi gewe gue.
**** [Aug 18, 2005] by Fadol
Kesatuan antar bait bisa diperhatikan lagi supaya terkesan nyambung dari segi penyampaian ide.
**** [Jan 07, 2005] by Sheila
Good banget deh.
**** [Feb 12, 2004] by Alexia
Touching and flowing words, short but meanfully.