Sekotak Permen untuk Sahabatku
Oleh: Deena Jason
Aku tengadah ke langit biru
Sang awan memanggilku
dengan siulannya yang lembut sebagai salam
Aku terkejut
And guess what!?!
Kuterima sekotak permen
"Sebagai hadiah!", katanya
sekotak permen penuh warna-warna ceria
Kucicipi permen pertama
Warnanya hijau muda
Terasa manis dan menyegarkan
Kurasakan permen kedua
Warnanya biru terang
Ah.. hatiku jadi gembira dan tenang
Kuraih coklat ketiga
Oh.. Kelabu
Aku benci warna kelabu
Rasanya pahit di lidah
Manis, pahit,asam
Kuyakin bahwa semua itu adalah rasa kehidupan
Kuintip permen-permen yang tersisa
Swiing.. entahlah...
Tiba-tiba kuteringat sahabatku
Tak sabar rasanya bertemu dengannya
Agar aku bisa berbagi permen-permen yang tersisa
untuk merasakan gurat kehidupan
Bersamanya,
sahabatku...
Salatiga, 300604
Reviews:
** [Agt 15, 2006] by Wivy Nithya
Napa sedih ya d tinggal cenya mati aja skalian biar same2
***** [jun 07, 2006] by Yumi
Aduh..jd inget sahabatku!! ida..yumi kangen kamu...kangeeeen banget
*** [Mar 21, 2006] by Ksatria
Judulnya keren ^^!!! and... (guess what?!!) I LOVE POEMS SO MUCH!!! (Ga' nyambung ya?)
*** [Aug 26, 2004] by Dare
Lumayan.. bahasanya to the point.. paling ga orang awam ngerti apa maxudnya...
**** [Jul 20, 2004] by Didi
Tak terasakah oleh kita sebenarnya apakah permen itu?
Manis..
Pahit...
Asam...
Dan apakah warna itukah yang menarik bagimu...
Begitu pula sahabat
Apakah arti sahabat itu?
=Mungkin kita dapat merenungi benarkah kita seorang sahabat yang baik.. ataukah kita hanya membutuhkan dia untuk mendengar cerita suka dan sedih kita... Apakah pernah memikirkan orla yang merasa tersingkir karena hanya menganggap the world is our's.