Betapa Berat Sebuah Dosa?
Oleh: Tidak diketahui
Kiriman: Azallea Lesmana
Seorang pendeta berdiri di pinggir jalan di dekat
sebuah halte bus. Tak henti-hentinya ia berteriak:
"Siapa yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, maka ia
akan diselamatkan." Ia juga meneriakan agar semua
manusia bertobat dan tak berbuat dosa.
Tiba-tiba seorang anak muda datang dan berdiri di
depannya lalu bertanya; "Bapak pendeta; Anda
mengatakan bahwa semua manusia adalah orang-orang
berdosa tanpa terkecuali. Membawa serta dosa dalam
diri sendiri sama dengan memikul sebuah beban yang
amat berat. Namun saya tak pernah merasakannya
sedikitpun. Katakanlah padaku, berapa berat sebuah
dosa itu? Lima kilo? Sepuluh kilo? Atau seratus
kilo?"
Sang pendeta memperhatikan anak muda tersebut dengan
seksama lalu balik bertanya; "Bila kita meletakan 500
kilo beban ke atas mayat, apakah mayat tersebut akan
merasa bahwa beban yang dipikulnya itu berat?" Dengan
cepat dan pasti anak muda tersebut menjawab; "Tentu
saja tidak!! Ia pasti tidak merasa berat karena ia
telah mati."
Sang pendeta mengagumi anak muda tersebut. Sambil
tersenyum ia menjawab; "Hal yang sama terjadi pada
kita. Kita tentu tak merasa bahwa beban dosa yang
kita pikul itu berat. Karena pada saat kita berada
dalam dosa, saat itulah kita sebetulnya telah mati."
-------------
Bila anda masih mampu merasa sakit berhadapan dengan
dosa-dosa yang anda perbuat, maka bersyukurlah karena
Roh Kudus sedang bekerja dalam diri anda untuk
mengingatkan anda untuk tak berbuat dosa lagi. Namun
bila suatu saat anda tak merasa bersalah sedikitpun
saat berbuat dosa, maka saat itu sebetulnya anda
telah mati.
"Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam
Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap
berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia."
(1 Yohanes 3: 6)
Reviews: