Atmosfir & Sikap
Oleh: Rich DeVos
Kiriman: Lesmana, Azallea
"Saya sudah lupa berapa banyak saya berbicara di pertemuan-pertemuan Amway
di seluruh dunia. Tapi saya tidak akan lupa aura energi positif yang
terpancar dari pertemuan-pertemuan tersebut. Saya baru saja berbicara di
arena yang penuh dengan pemilik bisnis independent untuk Quixtar, bisnis
berbasis WEB di Amerika Utara yang dulunya bernama Amway. Tidak ada yang
berubah dari distributor Amway sejak saya mulai berbicara lebih dari 40
tahun yang lalu. Mereka sangat antusias tentang membangun masa depan mereka
dari sesuatu yang mereka miliki dan sikap mereka sangat positif. Tidak
mungkin untuk menjadi negatif dalam perkumpulan ini. Sikap yang positif itu
mudah sekali menular."
Salah satu pidato pemotivasian yang saya pernah berikan disebut "Panas
Putih". Saya menggunakan contoh Rasul Paulus sebagai seseorang yang
menggunakan keyakinan putih untuk misinya. Untuk memberitakan Injil di
kota-kota sepanjang daerah Mediteranian, mempromosikan produk baru,
menjalankan usaha baru, menjalankan perusahaan, atau memenangkan suatu
pertandingan, seluruh hasil yang dicapai dalam hidup diawali dengan sikap
yang positif - iman yang berkata kita mampu melakukannya.
Saya tidak pernah berhenti mendorong orang agar mereka menemukan kekuatan
dari sikap positif. Beberapa waktu lalu saya berbicara di depan kelulusan
anak-anak kelas enam, memberikan pidato yang saya selalu bawakan yang
disebut "Tiga A: Atmosphere, Attitude (Sikap), dan Action (Tindakan)". Kita
bisa memilih untuk menempatkan diri kita sendiri dalam suatu atmosfir yang
positif yang akan mengeluarkan sikap positif dan mengarahkan kita kepada
tindakan yang positif. Saya berkata mereka dapat berkawan dengan
orang-orang yang berkata "kamu tidak bisa" atau memilih kawan-kawan yang
berkata "kamu bisa".
Kemudian saya sedang berbicara kepada sebuah kelas enam tentang
transplantasi jantung saya, dan topik itu mengarahkan mereka ke arah
ketakutan. Salah satu anak perempuan berkata dia takut akan gelap. Lalu
saya jawab, saya juga takut akan gelap. Kita semua mempunyai daerah yang
gelap dalam kehidupan kita yang kita takuti - penyakit, kehilangan
pekerjaan, kekhawatiran mengenai keuangan, keraguan akan kemampuan kita,
kondisi ekonomi kita, atau lingkungan dunia.
Tetapi jika kita terus menyimpan sikap yang positif, kita akan menemukan
bahwa cahaya yang Allah telah tempatkan dalam hati kita telah menanggulangi
semuanya itu. Hampir dari seluruh waktu saya telah saya gunakan untuk
memberitahukan orang lain bahwa mereka mampu melakukannya dan menyaksikan
bagaimana mereka berhasil dalam segalanya sesuai dengan sikap positif yang
mereka miliki.
Terj. bebas: Lea Lesmana
Reviews: