Cerita
· Agama & Rohani (64)
· Cinta (228)
· Humor (19)
· Kasih (61)
· Kristen (330)
· Lain-lain (632)
· Orang Tua (40)
· Peliharaan (2)
· Persahabatan (32)
· Puisi (185)
· Sikap (274)
· Sukses (31)
  Cerita Terbaru
. Kehidupan Yang Berarti
. Seorang Argo Cilik
. Beda Cowok Playboy..
. Cinta Yang Agung
. Golongan Darah
. Inipun Akan Berlalu
. Gabriella Dan Trofi
. Berjalan Dengan Keong
. 90/10
. Memilih
. Kepribadian Fleksibel
. Berpikiran Positif
. Point Of View
. Setiap Orang Ingin.
. Mari Belajar Dari..
. Kepuasan Terbesar..
. Makna Sukses
. Mencapai Potensi..
. Setiap Langkah...
. Jangan Pernah...
. Busuknya Kebencian
. Kelinci Si Penakut
  Pencarian Cerita


Exact Match Search
  About This Site
· Home
· Links
· Kontribusi
· Contact Us
· Copyright Info
· Privacy Statement
  Partners Site
· Afterhours
· Heart 'n Souls
· Palm Gaming World
  Home : Cerita : Kristen
The goal of this site is to touch the heart and restore the soul of those who view this site in your spare time. We hope that this site may comfort the sad, befriend those that are happy, touch the heart and calm the hearts of those that are angry/bitter/upset.

Also to assist in giving wisdom/inspiration to those that work. Enjoy yourself, learn and share wisdom from our collection of inspirational stories, motivational message, inspiring messages, parables, clean jokes, love poems.


Bank Iman
Oleh: Tidak Diketahui
Kiriman: Lesmana, Azallea

"..............dari pada-Nyalah harapanku " (Mazmur 62;6 )

Seorang anak pengusaha nekad masuk sekolah teologi, meskipun oleh orang tuanya tidak menyetujuinya. Akibatnya, kuliahnya tidak dibiayai. Begitu berat hidupnya, sehingga untuk membeli sabun mandi-pun ia tidak bisa. Apa yang ia lakukan? Ia selalu mandi paling akhir dengan harapan mendapatkan sisa-sisa sabun teman-temannya. Setelah dikumpulkan, sabun itu diremas-remasnya menjadi gumpalan seperti bola pimpong. Warnanyapun warna-warni, ada merah muda, putih, hijau, biru dan ungu. Tidak ada satu-pun yang menjual sabun seperti ini. Ia bisa hidup hemat seperti itu, namun suatu hari ada masalah besar yang menimpanya, ia harus membayar uang kuliah dan uang ujian yang cukup besar. Apa yang ia lakukan? Berdoa. Ia berdoa dengan tekun berhari-hari sampai tiba batas akhir membayar uang ujian. Pagi itu, ia berangkat kekampusnya dengan perasaan tidak menentu. Apa-pun terjadi, terjadilah. Kalau ia tidak boleh ikut ujian gara-gara belum membayar uang kuliah dan uang ujian, ia akan pulang.

Ketika berjalan gontai kekampus, dipintu gerbang tiba-tiba ia diberhentikan seorang penjual kerupuk yang tidak ia kenal sama sekali. Tiba-tiba penjual kerupuk itu berkata; "Pak, semalam Tuhan berkata kepada saya untuk memberikan uang ini kepada bapak." Ketika dihitung, jumlahnya persis dengan uang kuliah dan uang ujian yang harus ia bayar. Jumlah yang cukup besar, apalagi bagi seorang penjual kerupuk. Allah menjawab doanya secara ajaib.

Sebagai orang percaya, kita memang memiliki hak istimewa untuk bergantung kepada-Nya. Hanya kepada-Nya. Jika kita bergantung harap pada manusia, kita bisa dikecewa-kan. Namun, Allah bisa memakai manusia untuk menolong kita. Tidak inginkah Anda menerima pertolongan dari seorang penjual kerupuk? Berdoalah dan Dia akan menjawab doa Anda. Marilah kita menarik segala yang kita butuhkan dari bank iman yang Dia sediakan!


Reviews:
Copyright © Heart 'n Souls Indonesia, 2001. All Rights Reserved.