Dia Tetap yang Terbaik
Oleh: Tidak Diketahui
Kiriman: Ita Yanti
Aku agak lelah malam ini dan tidak tahu mau menulis apa. Beberapa hal
berkelebat di alam pikirku dan jiwaku berbisik, "Bersyukurlah atas apa
yang sudah kamu miliki. Jangan mengeluh. Perhatikan hal-hal kecil dan
hitunglah berkat-berkat Tuhan dalam hidupmu. Tuhan sudah melakukan banyak
perkara ajaib dalam hidupmu.
Doa-doamu dijawab-Nya. Dia tahu kerinduanmu dan tidakkah kau ingat sudah
berapa kali Ia memuaskan jiwamu akan karya-Nya dalam hidupmu. Kamu minta
kepada-Nya agar bisa mengenal kasih Agape, Dia membawamu mengenal
orang-orang yang perlu dikasihi meskipun mereka tidak membalas kasihmu.
Kau meminta agar Dia memberikanmu HP baru menggantikan HP-mu yang hilang,
Dia berikan HP itu dengan cara di luar dugaanmu. Kamu sering mengeluh
kepada-Nya karena kamu ingin mendalami komputer, tetapi kamu masuk ke
jurusan yang berbeda. Dia malah memberkatimu dengan cara yang luar biasa,
menyediakanmu dana 20 juta rupiah untuk mengikuti training di Inixindo
sesukamu, bukan dengan uang orang tuamu, tetapi uang yang datang cuma-cuma.
Kamu meminta seorang kekasih, Dia menuntunmu dan memberikanmu seorang yang
istimewa. Tuhan bekerja dengan cara yang tak pernah terpikirkan olehmu.
Dia sanggup mengubahkan sesuatu yang buruk menjadi sesuatu yang
mendatangkan kebaikan bagimu.
Jangan biarkan kesetiaan dan ketekunanmu kendor. Teruslah berharap
kepada-Nya. Setiap hari adalah hari yang berbeda. Meskipun rutinitas
seringkali membuatmu bingung, ingatlah selalu kalau hari-hari yang
'membosankan' itu adalah bagian dari hari yang membentuk masa depanmu.
Lihat ibumu, dia selalu tenang dan ceria meskipun beban keluarga yang
berat selalu mengikutinya. Dia selalu mengingatkanmu untuk bersyukur
senantiasa, meskipun keadaan begitu sulit seperti telur di ujung tanduk.
Lihat pengharapannya, lihat imannya. Selama puluhan tahun dia menjadi
saksi hidup betapa Tuhan selalu menolong tepat pada waktunya.
Jalanku masih panjang. Aku tidak tahu apa-apa tentang hidup ini. Aku tidak
tahu akan seperti apa aku di masa depan. Aku bersyukur kepada-Mu Tuhan
karena Kau memberkatiku dengan berbagai pengalaman baru, lingkungan baru,
teman baru, pengertian baru, dan wawasan baru.
Terima kasih Tuhan atas apa yang sudah Kau lakukan dan akan Kau lakukan.
Seringkali aku takut, bimbang dan ragu akan masa depanku. Aku hanya bisa
melakukan yang terbaik dan belajar menghargai semua yang sudah Tuhan
berikan dan percayakan kepadaku.
Tuhan... hanya Kaulah sumber pertolongan dan penghiburanku. Kuatkan aku
ketika aku lemah. Hibur aku ketika aku sedih. Jamah hatiku ketika aku
kering. Angkat aku ketika aku jatuh. Pulihkan aku ketika aku terluka.
Bersamamu hidupku menjadi berarti. Kau yang puaskan jiwaku dengan kebaikan-Mu.
Tuhan... aku sudah mengantuk. Aku mau tidur dulu. Terima kasih banyak buat
semua kemurahan-Mu. Betapapun sulitnya keadaanku, betapa tidak adilnya
hidup ini, betapa sakitnya aku harus menunggu digenapinya janji-janji-Mu,
aku mau berkata pada-Mu malam ini, Kau tetap yang terbaik dalam hidupku.
Terima kasih Bapa.
Reviews: