“Attention To Details”
Oleh: Ayu Ambarini
Kiriman: Ayu Ambarini
Minggu lalu ada penilaian kinerja staff yang dilakukan atasan saya kepada saya, saya yakin bahwa tidak akan ada pekerjaan yang lalai saya kerjakan setahun masa kerja saya ini, dan dengan keyakinan itu saya menghadapi penilakan kita baca selaian ini dengan tenang. Setelah kita saling berdikusi tentang semua job description saya, ternyata ada satu hal yang diperhatikan atasan selama ini kepada saya.
Menurut atasan saya, saya ceroboh dan kurang memperhatikan hal-hal yang details, “agak kaget juga saya mendengarnya” Usut punya usut ternyata atasan saya sering memperhatikan hasil kerja saya, pengetikan suatu dokumen yang kadang kurang satu kata, kurang titik, kurang koma, lupa mematikan ac kamar kerja, lupa mematikan lampu, atasan saya juga memperhatikan bahwa saya kerap kali lupa memperhatikan hal-hal kecil lainnya yang mungkin dianggap saya kurang penting.
Atasan saya mengatakan satu hal “untuk menjadi seorang manager yang baik, jangan hanya memperhatikan hal-hal besar saja, tetapi lihatlah hal-hal kecil disekitar kamu”
Perhatikan hal yang details adalah sangat penting untuk bisa membawa kamu melaju menjadi manager yang baik.
Setelah penilaian itu akhirnya baru sadar dan terus memperhatikan segala hal dengan details, dan ternyata ini butuh suatu kejelian ekstra. Perhatikan sampai ke detailsnya, yah’ mungkin itu suatu hal yang kadang malas dikerjakan, dokumen yang kita ketik kadang kita baca selintas atau buru-buru agar cepat selesai, dan itulah kadang kita lalai sehingga ada kata yang kurang atau lupa dengan susunan kata yang baik dan benar.
Secara keseluruhan hal-hal details ini ternyata memang membawa kita memiliki suatu kinerja kerja yang maksimal. Jadi jangan pernah lupa memperhatikan ke detailsnya, hal-hal details memang dipandang sebagai hal ke
Reviews: