Cerita
· Agama & Rohani (64)
· Cinta (228)
· Humor (19)
· Kasih (61)
· Kristen (330)
· Lain-lain (632)
· Orang Tua (40)
· Peliharaan (2)
· Persahabatan (32)
· Puisi (185)
· Sikap (274)
· Sukses (31)
  Cerita Terbaru
. Kehidupan Yang Berarti
. Seorang Argo Cilik
. Beda Cowok Playboy..
. Cinta Yang Agung
. Golongan Darah
. Inipun Akan Berlalu
. Gabriella Dan Trofi
. Berjalan Dengan Keong
. 90/10
. Memilih
. Kepribadian Fleksibel
. Berpikiran Positif
. Point Of View
. Setiap Orang Ingin.
. Mari Belajar Dari..
. Kepuasan Terbesar..
. Makna Sukses
. Mencapai Potensi..
. Setiap Langkah...
. Jangan Pernah...
. Busuknya Kebencian
. Kelinci Si Penakut
  Pencarian Cerita


Exact Match Search
  About This Site
· Home
· Links
· Kontribusi
· Contact Us
· Copyright Info
· Privacy Statement
  Partners Site
· Afterhours
· Heart 'n Souls
· Palm Gaming World
  Home : Cerita : Lain-Lain
The goal of this site is to touch the heart and restore the soul of those who view this site in your spare time. We hope that this site may comfort the sad, befriend those that are happy, touch the heart and calm the hearts of those that are angry/bitter/upset.

Also to assist in giving wisdom/inspiration to those that work. Enjoy yourself, learn and share wisdom from our collection of inspirational stories, motivational message, inspiring messages, parables, clean jokes, love poems.


Abraham Lincoln
Oleh: Kiki Kurniawan

Ada sebuah kisah klasik tentang Abe Lincoln yang dengan jelas membuktikan, bahwa kasih itu praktis, bahwa rekonsiliasi itu mungkin, dan bahwa pengampunan adalah obat penawar luka kemanusiaan yang paling mujarab. Kisahnya adalah ketika Abe melakukan kampanye kepresidenan. Saingannya yang paling utama adalah seorang yang bernama Stanton. Stanton ini sangat membenci Lincoln. Ia memakai setiap kesempatan sekecil apa pun untuk menjatuhkan musuhnya, kalau perlu dengan fitnah. Tapi akhirnya Abe yang terpilih.

Ketika tiba saatnya presiden terpilih tersebut menentukan susunan kabinetnya, ia membuat pembantu - pembantu terdekatnya terhenyak, terutama tatkala ia memilih Stanton sebagai menteri yang memegang posisi terpenting waktu itu, yaitu menteri peperangan. Penasihat demi penasihat bergantian mengingatkan Lincoln, memprotes pilihan sang presiden. Tapi Lincoln tetap pada pendiriannya.

Sikap kenegarawanannya nampak sekali ketika ia berkata, “Ya, saya tentu mengenal Tuan Stanton, serta menyadari semua hal buruk yang pernah ia katakan mengenai saya. Tapi setelah mempertimbangkan kebaikan seluruh negara, saya tiba pada kesimpulan bahwa ialah orang yang paling baik untuk jabatan tersebut.”

Pilihan Lincoln terbukti tidak meleset. Stanton menjadi menteri yang paling baik, dan pembantu Lincoln yang paling setia. Ketika beberapa tahun kemudian, Abe mati terbunuh, dari semua komentar terbaik tentang Lincoln, komentar Stanton adalah yang terbaik. Ia berkata, “Lincoln akan tetap hidup dari masa ke masa,” “He now belongs to the ages.”

Kehebatan kuasa kasih juga diperlihatkan oleh Lincoln, dengan kata-katanya yang tetap lembut kepada lawan-lawannya, juga sewaktu permusuhan antara Utara dan Selatan sedang keras-kerasnya. Ketika seorang wanita bertanya, bagaimana ia dapat melakukannya, Abe menjawab, “Nyonya, bukankah aku justru menghancurkan musuh-musuhku, ketika aku mampu mengubah mereka menjadi teman?”


Reviews:
Copyright © Heart 'n Souls Indonesia, 2001. All Rights Reserved.